3 Penyakit ini Bisa Tertular Lewat Ciuman

Khanda.me, Kesehatan. Ciuman yang dilakukan atas dasar cinta dapat meningkatkan semangat sekaligus meningkatkan produksi hormon kebahagiaan dalam tubuh asal sudah pasangan sah ya.
Berciuman adalah aktivitas yang didorong oleh perasaan sayang, cinta dan saling menghormati dalam kehidupan asmara. Ciuman yang dilakukan atas dasar cinta dapat meningkatkan semangat sekaligus meningkatkan produksi hormon kebahagiaan dalam tubuh. Selain dapat meningkatkan semangat dan produksi hormon kebahagiaan, Berciuman juga bisa menyebabkan tertularnya penyakit.
3 Jenis Penyakit yang Bisa Menular Lewat Ciuman

1. GINGIVITIS

Gingivitis merupakan peradangan yang menyerang gusi. Bakteri penyebab penyakit ini bisa ditularkan melalui ciuman. Jika terkena, hal ini akan berpotensi menyebabkan gusi merah meradang khas yang menandakan gingivitis. Cara terbaik untuk melindungi kamu dari penyakit ini adalah dengan melakukan perawatan kesehatan mulut yang benar dan teratur.
Penyebab utama dari gingivitis adalah kebersihan oral yang buruk. Kebiasaan kebersihan oral yang baik, seperti menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari, membersihkan dengan benang gigi setiap hari dan melakukan pemeriksaan gigi rutin, dapat membantu mencegah gingivitis.

2. MONONUKLEOSIS

Mononukleosis atau demam kelenjar adalah sebuah infeksi yang terjadi karena tersebarnya virus Epstein-Barr (EBV) dalam tubuh melalui air liur.
Penyebaran utama virus ini adalah melalui air liur, sehingga beberapa aktivitas seperti berciuman, berbagi sikat gigi, berbagi peralatan makan atau minum dengan orang lain tanpa dicuci terlebih dahulu, serta batuk atau bersin akan dapat meningkatkan risiko terjangkit penyakit ini.

3. MENINGITIS

Meningitis adalah infeksi pada meninges (selaput pelindung) yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Ketika meradang, meninges membengkak karena infeksi yang terjadi.
Meningitis paling sering disebabkan oleh virus. Penyebab lain termasuk bakteri, jamur, parasit, bahan kimia, obat-obatan, dan tumor.
Jika penyebab infeksi adalah bakteri, bakteri tersebut termasuk: Neisseria meningitidis, Haemophilus influenzae, Streptococcus pneumoniac, Listeria monocytogenes, Escherichia coli, Klebsiella sp., Streptococcus grup B. Bakteri menyebar melalui pernapasan dan sekresi tenggorokan (batuk, berciuman). Melindungi diri dengan melakukan kebersihan yang baik penting dilakukan.

"Gejala Difteri yang Sedang Mewabah"

Difteri umumnya memiliki masa inkubasi atau rentang waktu sejak bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul 2 hingga 5 hari. Gejala-gejala dari penyakit ini meliputi :

•Terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.
•Demam dan menggigil.
•Sakit tenggorokan dan suara serak.
•Sulit bernapas atau napas yang cepat.
•Pembengkakan kelenjar limfe pada leher.
•Lemas dan lelah.
•Pilek. Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »